Kamis, 23-11-2017,  

Home   Download  Situs Terkait  Saran  Kontak  Login


Ikuti kami di SELAMAT DATANG DI WEBSITE PEMERINTAH KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH
 

Foto Kegiatan


Bank Data


Agenda Kegiatan


Top Download

Berita dan Kegiatan


Jangan Ikuti Paham Sesat

Suling 50 di Mesjid At Taqwa Sei Rangas
Ketua Nahdatul Ulama Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) KH Nawawi Hasan mengajak kaum Muslimin di Banua Murakata agar tidak mengikuti paham sesat yang mengakibatkan keluar dari paham ahlu sinah wal jamaah.
"Waspada dan jangan terpengaruh dengan ajaran yang mengajarkan pengikutnya tidak sholat lima waktu" tegas ulama kharismatik asal Kota Apam ini saat memberikan tausiah pada kegiatan Subuh Keliling (Suling) bersama Wabup HST beserta jajaran di Mesjid At Taqwa Desa Sei Rangas kecamatan Labuan Amas Selatan baru-batu tadi.
Menurut KH Nawawi Hasan tokoh yang mengajarkan paham sesat tak segan menggunakan ilmu kesaktian atau ilmu hitam yang bersekutu dengan jin atau setan dalm upaya mempengaruhi orang lain agar menjadi pengikut, termasuk bisa terbang, bisa menghilang, dll yang mudah membuat orang awam takjub sehingga goyang keimanannya. Padahal kalau cuma bisa terbang burung juga terbang, menghilang juga dikarenakan pandangan mata orang awam yang ditutupi jin"katanya.

          KH Nawawi Hasan mengajak kaum muslimin agar memperkuat keimanan dengan menuntut ilmu secara benar kepada guru agama yang bernar-benar berilmu dan solih.
Senada dengan KH Nawawi, Wabup HST H A Chairansyah meminta masyarakat Bumi Murakata agar tidak mudah terpengaruh dengan paham keagamaan radikal yang mengajarkan kekerasan sehingga tidak sesuai dengan nilai-nilai Islam yang mengajarkan kedamaian dan kasih sayang. "Kembangkan dan semaikan semangat toleransi saling hormat dan menghargai, jangan sampai mudah menyalahkan paham dan keyakinan orang lain" katanya.
Sedangkan tokoh masyarakat HST H Thamrin menyatakan bahwa kegiatan subuh keliling membawa pesan untuk syiar sholat subuh berjamaah, sholat tahajut, sholat dhuha, silaturrahmi, tausiah agama dan bersedekah. "Kegiatan suling mulai dilaksanakan tahun 2010. Sempat terhenti dan atas arahan Bupati HST agar suling kembali dilaksanakan, Alhamdulillah pada tahun 2017 ini sudah dilaksanakan di 60 mesjid" ujar lelaki yang aktip di organisasi Muhammadiyah HST ini (Humas/Diskominfo)

  Hits (175)    Waktu :13-10-2017 (08:44:24)   Komentar (0)

Komentar
Alamat Email
Komentar

Tidak ada komentar
Hal