|
Mendekati lebaran, biasanya jalur menuju luar kota padat dengan aktivitas mudik warga, baik yang menggunakan mobil atau sepeda motor. Nah, bagi Anda yang ingin mobil ke hulu sungai atau ke Kalteng meski siap diri dan siap kendaraan! Namun, disaat kejahatan makin marak mendekati lebaran ini, tak salahnya Anda pastikan pamit dengan pak RT, satpam dan keluarga yang tinggal, sehingga mereka tahu kalau kita sudah tidak di rumah lagi. Tinggalkan nomor hape yang bisa dihubungi. Syukur-syukur bisa ninggalin THR buat satpam. Begitu juga peralatan di rumah, pastikan lagi semua kabel listrik sudah tercabut dari colokannya lemari es, tivi, setrikaan, radio juga. Regulator tabung gas sudah dilepas dari tabungnya. Semua pintu sudah terkunci. Taruh sandal beberapa biji di depan pintu, mengesankan ada orang di dalam. Nah, bila Anda berlangganan koran, pastikan sudah bilang sama agen agar tidak mengirim koran sampai ada pemberitahuan lebih lanjut. Tips mudik dengan sepeda motor: 1. Pastikan kondisi badan sehat. Lakukan pemanasan fisik dan persiapan mental/emosi. 2. Gunakan perlengkapan standard (helm full/half face, sarung tangan, jaket berwarna terang, kunci pas/busi, tang, obeng min-plus, lap, jas hujan dan peta mudik). 3. Masukkan dulu ke bengkel resmi, untuk pemeriksaan lengkap (bensin, fuel meter, aki, kelistrikan, oli, ban, trantai, rem, kebocoran oli, lampu, kaca spion dan klakson). 4. Istirahat setiap 1-1,5 jam perjalanan. Cari tempat yang bersih seperti pom bensin besar, warung fast food, dll. 5. Cukup dua orang untuk satu sepeda motor, jangan memaksakan diri mengajak anak kecil. 7. Berhenti jika menerima telepon. 9. Saat jalan beriringan, jaga jarak aman dan hindari ngobrol dengan pengendara lain. 10. Di jalan bergelombang, pakai posisi off roader (pantat diangkat sedikit, sehingga kaki ikut menjadi peredam kejut). 11. Bawa KTP, SIM, STNK yang berlaku. Mudik memakai mobil. 1. Cek kondisi mobil di bengkel resmi (kecuali anda mempunyai bengkel amatir yang sangat meyakinkan). 2. Silahkan membawa perlengkapan standard; tools kit, dongkrak, ban serep, kotak P3K, segi 3 pengaman, kunci roda, senter, pompa electric (colokan listrik). Ember dan beberapa biji air aqua 1 literan untuk diminum sekalian ngisi radiator. 3. Cek kondisi tubuh, kalau perjalanan cukup jauh harus ada teman yang juga bisa nyetir sebagai co pilot. 4. Atur tumpukan barang mulai dari yang paling tidak diperlukan di jalan sampai yang sewaktu-waktu diperlukan di jalan. 5. Pilih SPBU yang besar untuk ke toilet. 6. Hati-hati atau perlu perhitungan matang untuk menyalip mobil di depan. 7. Jangan menyetir sambil menggunakan hape (hp), karena mengurangi konsentrasi Anda. Tapi 12. Tapi pastikan hape Anda dalam kondisi full charge. 8. Pilih waktu berangkat sesuai kebiasan anda menyetir, atau kebiasaan sopir menyetir. Berangkat pagi dapat menikmati perjalanan, tetapi lambat. Berangkat malam lebih cepat tapi ada bahaya ngantuk. Bila bingung, salat dulu, minta petunjuk pada Tuhan. 9. Bawa KTP, SIM, STNK yang berlaku. 10. Bagi yang membawa anak kecil, pastikan semua keperluan dan kebiasaan anak sudah kita pahami, sehingga kita sudah punya jadwal kapan berhenti dan apa saja yang perlu dibawa untuk mengatasi kerewelan anak.
|